Galeri Foto

Galeri Foto

Dokumentasi foto dari berbagai kegiatan, kampanye, dan momen berkesan kami

Semua Foto

JERAT Papua dan BRWA Jalin Kerja Sama Strategis untuk Akselerasi Pengakuan Wilayah Adat se-Tanah Papua
Kegiatan
8 Foto
September 2026

JERAT Papua dan BRWA Jalin Kerja Sama Strategis untuk Akselerasi Pengakuan Wilayah Adat se-Tanah Papua

Jaringan Masyarakat Papua (JERAT Papua) dan Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor JERAT Papua, Minggu, 6 September 2026. Kerja sama ini mempertemukan pengalaman JERAT Papua dalam pendampingan dan pemetaan partisipatif masyarakat adat di Tanah Papua dengan sistem registrasi, verifikasi, dan basis data wilayah adat yang dikelola BRWA. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, mengintegrasikan data wilayah adat, mengoptimalkan sistem informasi spasial, serta mendorong sinkronisasi data dengan tata ruang dan kebijakan pemerintah daerah. Melalui kerja sama ini, kedua lembaga berkomitmen mempercepat proses registrasi, verifikasi, dan sertifikasi wilayah adat sebagai bagian dari upaya mendorong pengakuan hukum dan perlindungan hak masyarakat adat secara terukur dan berkelanjutan di seluruh Tanah Papua.

Kantor JERAT Papua
Lestarikan Adat Lewat Sekolah, Siswa SMA YPPK Mindiptana di Boven Digoel Bangun Rumah Adat Suku Muyu Secara Gotong Royong
Kegiatan
7 Foto
September 2026

Lestarikan Adat Lewat Sekolah, Siswa SMA YPPK Mindiptana di Boven Digoel Bangun Rumah Adat Suku Muyu Secara Gotong Royong

Upaya pelestarian budaya melalui pendidikan adat berlangsung di SMA YPPK Mindiptana, Boven Digoel, Papua Selatan, melalui pembangunan dua rumah adat Suku Muyu Kati oleh siswa kelas X–XII secara gotong royong sejak 5 September 2025. Kegiatan yang diinisiasi guru bersama Korwil Boven Digoel, Yohanis Nongyap, ini menjadi sarana pembelajaran langsung tentang pengetahuan tradisional, mulai dari pemilihan kayu, pembuatan atap daun sagu, lantai nibung, hingga dinding gaba-gaba, sekaligus mengajarkan etika pemanfaatan hutan dan aturan adat. Melibatkan siswa perempuan dan laki-laki dari berbagai latar suku, kegiatan ini mendorong kerja sama, pertukaran pengetahuan lintas budaya, serta kepedulian terhadap kelestarian hutan dan adat. Setelah selesai, rumah adat direncanakan menjadi ruang belajar, baca, dan diskusi, dengan dukungan buku serta keterlibatan para tetua adat, sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat pendidikan adat di sekolah dan mengembangkan program serupa di Boven Digoel.

SMA Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan
JERAT Papua Perkuat Kebijakan Safeguarding, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance terhadap Kekerasan
Kegiatan
6 Foto
Agustus 2026

JERAT Papua Perkuat Kebijakan Safeguarding, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance terhadap Kekerasan

Jaringan Masyarakat Papua (JERAT Papua) melaksanakan lokakarya selama dua hari pada 20–21 Agustus 2026 untuk menyusun Kebijakan Perlindungan Kelembagaan (Safeguarding Policy) dan Kode Etik Perlindungan (Code of Conduct). Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur organisasi dan membahas penguatan perlindungan bagi anak, orang muda, orang dewasa rentan, serta masyarakat adat dengan menekankan prinsip zero tolerance terhadap kekerasan, eksploitasi, pelecehan, diskriminasi, dan penelantaran. Lokakarya juga memperkuat pemahaman terkait regulasi, standar perlindungan internasional, Rule of Two, Duty to Report, perspektif gender dan inklusi disabilitas, serta mekanisme pelaporan dan kerahasiaan data. Sebagai tindak lanjut, JERAT Papua akan menyempurnakan draf kebijakan, melakukan penelaahan dan diseminasi internal, memperoleh persetujuan legalitas dari Badan Pengurus Yayasan, serta mengesahkan dan menerapkan kebijakan sebagai komitmen bersama seluruh staf.

Kantor JERAT Papua
JERAT Papua Sambut Mahasiswa Magang HI Uncen, Perkuat Pembelajaran Lapangan tentang Masyarakat Adat
Kegiatan
7 Foto
Juli 2026

JERAT Papua Sambut Mahasiswa Magang HI Uncen, Perkuat Pembelajaran Lapangan tentang Masyarakat Adat

JERAT Papua secara resmi menerima lima mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Cenderawasih (Uncen) dalam Program Magang Tahun 2026 di Jayapura. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan belajar langsung mengenai dinamika organisasi masyarakat sipil, isu-isu masyarakat adat, serta berbagai program pemberdayaan yang dijalankan JERAT Papua di sejumlah wilayah dampingan. Selain diperkenalkan pada bidang kerja organisasi, para peserta juga didorong untuk aktif berdiskusi dan berinteraksi dengan staf guna memperkuat pengalaman belajar lapangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara JERAT Papua dan Universitas Cenderawasih dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda yang peduli terhadap isu sosial dan pembangunan masyarakat adat di Papua.

Kantor JERAT Papua
Pangan Lokal, Napas Papua Selatan: FGD 1 Multipol Papua Selatan Perkuat Strategi Mitigasi Iklim melalui 3 Skenario, 11 Kebijakan, 16 Aksi Konkret, dan 6 Kriteria Evaluasi
Kegiatan
8 Foto
Juni 2026

Pangan Lokal, Napas Papua Selatan: FGD 1 Multipol Papua Selatan Perkuat Strategi Mitigasi Iklim melalui 3 Skenario, 11 Kebijakan, 16 Aksi Konkret, dan 6 Kriteria Evaluasi

Focus Group Discussion 1 (FGD 1) Multipol Provinsi Papua Selatan: Penyusunan dan Penguatan Kebijakan Pangan Lokal sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim yang Selaras dengan FOLU Net Sink 2030 diselenggarakan pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan ini diinisiasi oleh JERAT Papua, MANKA, Universitas Musamus, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana (PHAP), Eladdper, Papua Paradise Center (PPC), dan PSE Keuskupan Agung Merauke, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Bapperida dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Kegiatan ini mempertemukan 47 peserta lintas sektor untuk membahas dan memberikan masukan terhadap 3 skenario, 11 rekomendasi kebijakan prioritas, 16 aksi konkret, serta 6 kriteria evaluasi guna mendukung penguatan pangan lokal, perlindungan hutan, pemberdayaan masyarakat adat, serta pembangunan rendah karbon di Provinsi Papua Selatan.

Merauke, Papua Selatan
JERAT Papua Dampingi Penguatan Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat Suku Malind Imbuti
Kegiatan
11 Foto
Juni 2026

JERAT Papua Dampingi Penguatan Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat Suku Malind Imbuti

JERAT Papua melaksanakan Lokakarya Penguatan Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat Suku Malind Imbuti pada 24–27 Juni 2026 di Kampung Buti, Kabupaten Merauke, sebagai upaya memperkuat kapasitas, struktur, dan legitimasi kelembagaan adat melalui penyusunan SOP Kelembagaan Adat dan SOP Peradilan Adat. Kegiatan ini melibatkan ketua adat, LMA, tujuh marga besar, perempuan, pemuda, dan pemerintah kampung dalam pembahasan sejarah, sistem kepemimpinan adat, penyusunan kerangka SOP, pembentukan Tim Perumus, hingga simulasi sidang peradilan adat. Hasil lokakarya menjadi langkah awal memperkuat tata kelola adat, perlindungan hak masyarakat adat, serta menjadi dasar penyusunan buku panduan yang mendukung pelestarian dan penguatan sistem hukum adat Suku Malind Imbuti.

Kampung Buti, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan
Multipol Papua Barat Daya Gelar FGD 1 dan Sepakati Tiga Skenario, 15 Kebijakan, dan 16 Aksi Konkret untuk Pangan Lokal dan Mitigasi Iklim
Kegiatan
17 Foto
Juni 2026

Multipol Papua Barat Daya Gelar FGD 1 dan Sepakati Tiga Skenario, 15 Kebijakan, dan 16 Aksi Konkret untuk Pangan Lokal dan Mitigasi Iklim

Kemitraan multi-pihak Multipol Papua Barat Daya yang diinisiasi oleh Manka, JERAT Papua, Bentara Papua, dan UNIMUDA Sorong menyelenggarakan FGD 1 pada 18 Juni 2026 di Kota Sorong dengan melibatkan sekitar 57 peserta lintas sektor. Kegiatan ini bertujuan merumuskan strategi penguatan pangan lokal sebagai upaya mitigasi perubahan iklim melalui pembahasan tiga skenario pembangunan, 15 rekomendasi kebijakan, dan 16 aksi konkret. Diskusi menghasilkan berbagai masukan terkait penguatan regulasi, perlindungan hutan, pemberdayaan masyarakat adat, akses pendanaan iklim, serta integrasi pangan lokal dalam program pembangunan daerah. Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh pemangku kepentingan menandatangani Berita Acara dan menyepakati rencana tindak lanjut yang mencakup finalisasi dokumen hasil FGD, penyusunan rekomendasi kebijakan, pelaksanaan workshop tematik, dan persiapan FGD 2 guna mendorong pembangunan rendah karbon berbasis pangan lokal di Papua Barat Daya.

Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya
Konsolidasi Peta Wilayah Adat Sebagai Wujud Penguatan Dewan Adat Byak Mnuk Meos Owi Bagi Perlindungan Sumber Daya Laut dan Pulau Owi
Kegiatan
12 Foto
Juni 2026

Konsolidasi Peta Wilayah Adat Sebagai Wujud Penguatan Dewan Adat Byak Mnuk Meos Owi Bagi Perlindungan Sumber Daya Laut dan Pulau Owi

JERAT Papua bersama masyarakat adat Byak Mnuk Meos Owi menyelenggarakan konsolidasi Peta Wilayah Adat di Pulau Owi pada 10–17 Juni 2026 sebagai upaya memperkuat pengakuan wilayah adat, melindungi hak-hak masyarakat adat, serta menjaga kelestarian sumber daya alam darat dan laut. Melalui pemetaan partisipatif yang melibatkan 13 marga, pemerintah kampung, dan tokoh adat, kegiatan ini menghasilkan peta wilayah adat sebagai dasar penting untuk mendorong pengakuan resmi dan perlindungan wilayah adat secara berkelanjutan.

Kampung Yendakam, pulau Owi, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, provinsi Papua
JERAT Papua Dampingi Pelatihan Pemetaan Partisipatif dan Inventarisasi Data Spasial Wilayah Adat Byak Mnuk Meos Owi
Kegiatan
6 Foto
Juni 2026

JERAT Papua Dampingi Pelatihan Pemetaan Partisipatif dan Inventarisasi Data Spasial Wilayah Adat Byak Mnuk Meos Owi

Jaringan Masyarakat Papua (JERAT Papua) mendampingi Pelatihan Pemetaan Partisipatif dan Inventarisasi Data Spasial Wilayah Adat Byak Mnuk Meos Owi yang berlangsung pada 10–16 Juni 2026 di Pulau Owi, Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat adat, khususnya pemuda, dalam melakukan pemetaan wilayah adat secara mandiri melalui penggunaan GPS, penyusunan peta sketsa, inventarisasi data spasial, serta pengolahan data berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Melibatkan 56 peserta dari unsur ketua marga, tokoh adat, perempuan adat, dan pemuda dari empat kampung di Pulau Owi, pelatihan menghasilkan peta indikatif wilayah adat darat dan laut, terdokumentasikannya pengetahuan lokal ke dalam data spasial, serta terbentuknya kader pemetaan lokal sebagai langkah awal memperkuat pengakuan, perlindungan, dan pengelolaan wilayah adat masyarakat Byak Mnuk Meos Owi secara berkelanjutan.

Pulau Owi, Kabupaten Biak Numfor
JERAT Papua Dampingi Penguatan Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat Kankain Kakara Byak Mnuk Meos Owi
Kegiatan
8 Foto
Juni 2026

JERAT Papua Dampingi Penguatan Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat Kankain Kakara Byak Mnuk Meos Owi

JERAT Papua mendampingi pelaksanaan Lokakarya Penguatan Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat Kankain Kakara Byak Mnuk Meos Owi selama 3–6 Juni 2026 di Pulau Owi, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan yang melibatkan perwakilan 13 marga, pemerintah kampung, tokoh agama, perempuan, dan pemuda ini bertujuan memperkuat kelembagaan adat melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat sebagai pedoman bersama. Selama empat hari, peserta mengikuti materi mengenai eksistensi masyarakat adat, sistem kepemimpinan adat di Papua, penyusunan sanksi dan denda adat, pembentukan Tim Perumus SOP, hingga simulasi sidang peradilan adat. Lokakarya ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan adat, menjaga nilai-nilai budaya Byak, serta mempersiapkan penyempurnaan SOP dan Anggaran Dasar yang akan ditetapkan melalui Musyawarah Adat Kankain Kakara Byak Mnuk Meos Owi.

Pulau Owi, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor.
Tim Kecil Multi-Pihak Sepakati 3 Skenario 12 Pilihan Kebijakan dan 16 Aksi Konkret untuk Integrasi Pangan Lokal OAP dalam RPJMD Provinsi Papua Selatan 2025–2029
Kegiatan
11 Foto
Juni 2026

Tim Kecil Multi-Pihak Sepakati 3 Skenario 12 Pilihan Kebijakan dan 16 Aksi Konkret untuk Integrasi Pangan Lokal OAP dalam RPJMD Provinsi Papua Selatan 2025–2029

Kemitraan multi-pihak Multipol Papua Selatan menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Kecil pada 2–3 Juni 2026 di Merauke untuk memperkuat advokasi integrasi pangan lokal Orang Asli Papua (OAP) dalam RPJMD Provinsi Papua Selatan 2025–2029 sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim. Melalui pembahasan RPJMD, penapisan skenario, serta penggunaan metodologi Multipol, peserta yang terdiri atas perguruan tinggi dan organisasi masyarakat sipil berhasil menyepakati tiga skenario strategis, 12 pilihan kebijakan prioritas, dan 16 aksi konkret yang mencakup penguatan kawasan pangan lokal, perhutanan sosial, adaptasi perubahan iklim, hingga pengembangan komoditas lokal berbasis masyarakat adat. Hasil workshop ini menjadi landasan advokasi bersama untuk mendorong kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan Orang Asli Papua di Papua Selatan.

Merauke, Papua Selatan
Peluncuran Distrik Mindiptana Satu Data SIRIOS sebagai Role Model Data Orang Asli di Papua Selatan
Kegiatan
11 Foto
Mei 2026

Peluncuran Distrik Mindiptana Satu Data SIRIOS sebagai Role Model Data Orang Asli di Papua Selatan

Pemerintah Distrik Mindiptana bersama JERAT Papua dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel resmi meluncurkan Distrik Mindiptana Satu Data SIRIOS di Papua Selatan pada Kamis, 28 Mei 2026. Bupati Boven Digoel, Bapak Roni Omba, menetapkan Mindiptana sebagai Distrik Role Model Satu Data SIRIOS dalam mendukung pembangunan berbasis data bagi Orang Asli Papua. Mindiptana menjadi distrik pertama di Kabupaten Boven Digoel dan Provinsi Papua Selatan yang menerapkan program Satu Data melalui aplikasi SIRIOS sesuai Peraturan Gubernur Papua Selatan Nomor 10 Tahun 2025.

Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan
JERAT Papua Gelar Konsultasi Publik PERKAM Ekonomi Hijau, Kampung Awayanka dan Wanggatkibi Tetapkan Regulasi Perlindungan Wilayah Adat Suku Muyu Kati
Kegiatan
12 Foto
Mei 2026

JERAT Papua Gelar Konsultasi Publik PERKAM Ekonomi Hijau, Kampung Awayanka dan Wanggatkibi Tetapkan Regulasi Perlindungan Wilayah Adat Suku Muyu Kati

JERAT Papua menyelenggarakan konsultasi publik penyusunan PERKAM Bersama untuk Kampung Awayanka dan Wanggatkibi pada 11–12 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat perlindungan wilayah adat Suku Muyu Kati dan pengembangan ekonomi hijau berbasis pengetahuan masyarakat adat. Melalui musyawarah mufakat, peserta menyepakati draf final PERKAM sebagai dasar penetapan regulasi kampung, dengan tindak lanjut berupa pendampingan, sosialisasi, dan penguatan implementasi secara berkelanjutan.

Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel
JERAT Papua Fasilitasi Penyusunan RPJMK dan RKPK Berbasis Data SERIOS Terpilah OAP dan Non-OAP di Kampung Awayanka dan Wanggatkibi
Kegiatan
12 Foto
Mei 2026

JERAT Papua Fasilitasi Penyusunan RPJMK dan RKPK Berbasis Data SERIOS Terpilah OAP dan Non-OAP di Kampung Awayanka dan Wanggatkibi

JERAT Papua memfasilitasi penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) dan Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKPK) bagi Kampung Awayanka dan Kampung Wanggatkibi, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, pada 8–9 Mei 2026, melalui pendampingan partisipatif yang melibatkan pemerintah kampung, Bamuskam, tokoh adat, perempuan, pemuda, serta Bapperida Kabupaten Boven Digoel. Kegiatan ini memperkuat kapasitas pemerintah kampung dalam menyusun dokumen perencanaan yang selaras dengan kebijakan nasional dan daerah, berpihak pada hak masyarakat adat, serta berbasis data terpilah Orang Asli Papua (OAP) dan Non-OAP dari aplikasi SERIOS. Melalui proses penyusunan visi, misi, pemetaan potensi dan permasalahan, hingga penyusunan matriks RPJMK dan RKPK 2027–2030, kedua kampung berhasil menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berbasis bukti sebagai pedoman penyusunan APB Kampung, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan kampung yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah adat Suku Muyu.

Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel
Revitalisasi Kelembagaan Adat Suku Muyu Kati: JERAT Papua Fasilitasi Penyusunan SOP Peradilan dan Pengelolaan Adat
Kegiatan
17 Foto
Mei 2026

Revitalisasi Kelembagaan Adat Suku Muyu Kati: JERAT Papua Fasilitasi Penyusunan SOP Peradilan dan Pengelolaan Adat

JERAT Papua memfasilitasi lokakarya revitalisasi kelembagaan adat dan penyusunan SOP Kelembagaan Adat serta Peradilan Adat Suku Muyu Kati. Kegiatan ini menghasilkan draf SOP, pembentukan tim perumus, serta penguatan komitmen masyarakat adat dan pemerintah distrik dalam membangun kelembagaan adat yang lebih kuat, representatif, dan berkelanjutan.

Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel
Konsolidasi Peta Wilayah Adat Sebagai Wujud Penguatan Dewan Adat Muyu Kati Bagi Perlindungan Hutan
Kegiatan
14 Foto
Mei 2026

Konsolidasi Peta Wilayah Adat Sebagai Wujud Penguatan Dewan Adat Muyu Kati Bagi Perlindungan Hutan

Jerat Papua menyelenggarakan kegiatan Konsolidasi Peta Wilayah Adat Suku Muyu Kati pada 2–9 Mei 2026 di Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat adat Muyu Kati dari Kampung Awayanka dan Wanggatkibi serta utusan dari 7 klen Muyu Kati, yang didukung oleh Pemerintah Distrik Mindiptana yang diwakili FORKOPICAM (Forum Koordinasi dan Pimpinan Kecamatan/Distrik) dan Koramil Mindiptana.

Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan
Workshop Penyelarasan Usulan Prioritas Hasil Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tematik 2027
Kegiatan
12 Foto
April 2026

Workshop Penyelarasan Usulan Prioritas Hasil Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tematik 2027

JERAT Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan mitra SKALA menyelenggarakan Workshop Penyelarasan Usulan Prioritas hasil Pra-Musrenbang Tematik Tahun 2027 sebagai bagian dari rangkaian pasca-Fortembang, dengan tujuan memastikan usulan kelompok rentan terintegrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Merauke, Papua Selatan
FORTEMBANG Papua Selatan: Penguatan Partisipasi Inklusif Kelompok Rentan dalam Perencanaan Pembangunan
Kegiatan
14 Foto
Maret 2026

FORTEMBANG Papua Selatan: Penguatan Partisipasi Inklusif Kelompok Rentan dalam Perencanaan Pembangunan

Galeri foto ini mendokumentasikan Forum Tematik Kelompok Rentan Pra-Musrenbang (FORTEMBANG) Provinsi Papua Selatan yang dilaksanakan di Merauke, 31 Maret - 1 April 2026. Forum ini menjadi ruang strategis bagi masyarakat adat (OAP), kelompok disabilitas, lansia, perempuan, dan anak untuk terlibat aktif dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah yang lebih adil dan inklusif.

Merauke, Provinsi Papua Selatan
JERAT Papua Sosialisasikan Program Prioritas 2026–2027 Bersama Masyarakat Adat Kampung Buti
Kegiatan
6 Foto
Januari 2026

JERAT Papua Sosialisasikan Program Prioritas 2026–2027 Bersama Masyarakat Adat Kampung Buti

JERAT Papua menyelenggarakan Sosialisasi Program Prioritas dan Strategi Implementasi Tahun 2026–2027 bersama masyarakat adat Kampung Buti, Distrik Merauke, pada 23–24 Januari 2026 sebagai langkah awal menyusun program kerja berbasis kebutuhan masyarakat melalui dialog partisipatif. Kegiatan ini memperkenalkan lima program prioritas, memvalidasi data Sistem Informasi Orang Asli Papua (SIRIOS), serta menghimpun aspirasi terkait penguatan ekonomi biru dan hijau, pemetaan wilayah adat, perlindungan hak masyarakat adat, tata kelola kampung, dan pelestarian budaya. Seluruh masukan yang diperoleh menjadi dasar penyelarasan program JERAT Papua dengan prioritas pembangunan daerah guna mendorong pembangunan kampung yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat adat.

Kampung Buti, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan
Sosialisasi Program Prioritas & Strategi Implementasi JERAT Papua 2026-2027 di Kampung Monana, Distrik Nambioman Bapai, Kabupaten Mappi
Kegiatan
3 Foto
Januari 2026

Sosialisasi Program Prioritas & Strategi Implementasi JERAT Papua 2026-2027 di Kampung Monana, Distrik Nambioman Bapai, Kabupaten Mappi

Kegiatan sosialisasi program prioritas dan strategi implementasi JERAT Papua 2026-2027 di Kampung Monana, Distrik Nambioman Bapai, Kabupaten Mappi. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat setempat memahami tujuan dan langkah-langkah pelaksanaan program JERAT Papua dalam konteks pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

Kampung Monana, Distrik Nambioman Bapai, Kabupaten Mappi
Pertemuan Awal Tahun 2026 JERAT Papua
Kegiatan
5 Foto
Januari 2026

Pertemuan Awal Tahun 2026 JERAT Papua

Kegiatan sosialisasi program prioritas dan strategi implementasi JERAT Papua 2026-2027 di Kampung Monana, Distrik Nambioman Bapai, Kabupaten Mappi. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat setempat memahami tujuan dan langkah-langkah pelaksanaan program JERAT Papua dalam konteks pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

Jayapura, Papua
Pendataan SIO Papua di Kampung Sowek, Distrik Kepulauan Aruri
Kegiatan
3 Foto
September 2025

Pendataan SIO Papua di Kampung Sowek, Distrik Kepulauan Aruri

Kegiatan pendataan SIO Papua (Sistem Informasi Orang Papua) di Kampung Sowek bertujuan untuk memastikan setiap warga terdata secara akurat dalam sistem digital. Proses ini melibatkan wawancara langsung ke rumah warga, pengumpulan dokumen kependudukan, hingga tahap input dan validasi data oleh tim operator menggunakan perangkat laptop guna mendukung perencanaan pembangunan berbasis data.

Kampung Sowek, Kabupaten Supiori
Penguatan Kapasitas Aparat Pemerintah Kampung dan Bamuskam di Supiori
Kegiatan
14 Foto
September 2025

Penguatan Kapasitas Aparat Pemerintah Kampung dan Bamuskam di Supiori

Kegiatan Penguatan Kapasitas bagi Aparat Pemerintah Kampung dan Bamuskam di Kampung Rayori, Distrik Kepulauan Aruri, Kabupaten Supiori. Fokus utama pelatihan ini mencakup pengelolaan data SIO Papua, penyusunan perencanaan kampung berbasis data, pengelolaan keuangan kampung, serta penyusunan Peraturan Kampung (Perkam) terkait Ekonomi Hijau dan Biru.

Kampung Rayori, Kabupaten Supiori
Musyawarah Kerja I Dewan Adat Byak dan Lokakarya Kelembagaan Adat Supiori
Kegiatan
3 Foto
Mei 2025

Musyawarah Kerja I Dewan Adat Byak dan Lokakarya Kelembagaan Adat Supiori

Kegiatan ini merupakan forum Musyawarah Kerja I Dewan Adat Byak (Mun Supiori - Sup Mnuk Bar Sowek) yang dirangkaikan dengan Lokakarya Manajemen Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat. Bertempat di Rayori, Kabupaten Supiori, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi adat dan merumuskan mekanisme peradilan adat yang efektif di tingkat lokal.

Rayori, Kabupaten Supiori