Kembali ke Departemen

Pendidikan dan Penguatan Masyarakat Adat

Mengembangkan model pendidikan alternatif berbasis masyarakat adat yang kontekstual, melalui pengembangan Sekolah Kampung sebagai pusat pembelajaran serta penguatan kelembagaan adat dalam mentransmisikan nilai, norma, dan pengetahuan budaya kepada generasi muda secara berkelanjutan.

Tentang Departemen

Departemen Pendidikan dan Penguatan Masyarakat Adat hadir untuk membangun sistem pendidikan yang relevan, kontekstual, dan berakar pada realitas kehidupan masyarakat adat di Tanah Papua. Pendidikan dipahami bukan sekadar sebagai proses transfer pengetahuan formal, tetapi sebagai proses pembentukan manusia yang berakar pada identitas budaya, memiliki tanggung jawab sosial, dan mampu menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan komunitasnya.

Pendekatan pendidikan yang dikembangkan menempatkan masyarakat adat sebagai subjek utama pendidikan sekaligus sebagai sumber pengetahuan yang hidup dalam praktik keseharian mereka. Melalui program Sekolah Kampung, departemen ini mengembangkan model pendidikan alternatif berbasis komunitas yang mengintegrasikan literasi dan numerasi dasar dengan pengetahuan ekologi tradisional, keterampilan hidup berbasis sumber daya lokal, serta nilai-nilai kolektif seperti gotong royong, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan.

Selain memperkuat kapasitas guru dan fasilitator lokal, departemen ini juga mengembangkan materi pembelajaran kontekstual dan mendorong pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya generasi muda adat. Pendidikan dilaksanakan secara kolaboratif bersama tokoh adat, orang tua, dan pemerintah kampung, sehingga kurikulum yang dikembangkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Lebih dari itu, pendidikan masyarakat adat diposisikan sebagai instrumen penguatan tata kelola sosial dan kelembagaan adat. Melalui proses pembelajaran yang terhubung dengan praktik kehidupan sehari-hari—seperti musyawarah adat, penyelesaian konflik, dan penanaman nilai-nilai norma komunitas—pendidikan menjadi fondasi bagi terbentuknya masyarakat adat yang berpengetahuan, berdaya, dan mampu menjaga keberlanjutan kehidupan sosial dan ekologis di wilayah adat mereka.

Tim Departemen

Asmirah

Asmirah

Kepala Departemen

Suharman Widyaprada

Suharman Widyaprada

Fasilitator Pendidikan

L. M. Arifin, S.Pd, M.A.

L. M. Arifin, S.Pd, M.A.

Fasilitator Pendidikan

Jelajahi Publikasi & Kegiatan

Akses semua laporan, dokumentasi kegiatan, dan publikasi terkait Pendidikan dan Penguatan Masyarakat Adat untuk informasi lebih mendalam.