Aktivitas

Peluncuran Distrik Mindiptana Satu Data SIRIOS sebagai Role Model Data Orang Asli di Papua Selatan

Penulis
Rusnandi - MPD
Tanggal
Bacaan
6 menit
Kembali ke Daftar Aktivitas
Pemerintah Distrik Mindiptana bersama JERAT Papua dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel resmi meluncurkan Program Satu Data SIRIOS (Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan) dengan tema:  “Data Akurat, Kebijakan Tepat: Dari Distrik Mindiptana untuk Papua Selatan Satu Data.”
Pemerintah Distrik Mindiptana bersama JERAT Papua dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel resmi meluncurkan Program Satu Data SIRIOS (Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan) dengan tema: “Data Akurat, Kebijakan Tepat: Dari Distrik Mindiptana untuk Papua Selatan Satu Data.”

Mindiptana, 28 Mei 2026 – Pemerintah Distrik Mindiptana bersama JERAT Papua dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melaksanakan Peluncuran Distrik Mindiptana Satu Data SIRIOS (Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan) dengan tema “Data Akurat, Kebijakan Tepat: Dari Distrik Mindiptana untuk Papua Selatan Satu Data” pada Kamis (28/5) di Kantor Distrik Mindiptana, Papua Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kabupaten Boven Digoel, Bapak Roni Omba, secara resmi meluncurkan Distrik Mindiptana sebagai Distrik Role Model Satu Data SIRIOS di Papua Selatan. Peluncuran tersebut menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dalam mendorong penguatan tata kelola pembangunan berbasis data yang akurat, partisipatif, dan berpihak pada masyarakat Orang Asli Papua.

Kegiatan peluncuran dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Boven Digoel bersama Kepala Distrik Mindiptana, Bapak Marthen Rumpang, serta didampingi para kepala kampung Distrik Mindiptana, pimpinan OPD yang hadir, dan Direktur JERAT Papua, Bapak Jimmy Biay.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRK Boven Digoel, Bapak Oral Bruner Leleng, Plt. Kepala Bapperida Kabupaten Boven Digoel, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Peternakan, dan Perikanan (TPHPP) Kabupaten Boven Digoel, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kampung DPMK Kabupaten Boven Digoel, lima kepala distrik di wilayah adat Suku Muyu, pimpinan PT PLN (Persero) ULP Tanah Merah, Danramil Mindiptana, perwakilan OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta masyarakat dari 13 kampung di Distrik Mindiptana.

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena Distrik Mindiptana tercatat sebagai distrik pertama dari 20 distrik di Kabupaten Boven Digoel, sekaligus yang pertama di Provinsi Papua Selatan, yang meluncurkan program Satu Data melalui aplikasi SIRIOS. Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Papua Selatan Nomor 10 Tahun 2025 tentang Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan.

Sorotan Utama
Dalam sambutannya, Kepala Distrik Mindiptana, Bapak Marthen Rumpang menyampaikan bahwa program Mindiptana Satu Data menjadi langkah strategis untuk menghadirkan data yang akurat, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat distrik dan kampung. Ia menegaskan bahwa seluruh operator kampung dalam program ini merupakan anak-anak asli Papua dari 13 kampung yang memahami kondisi wilayah mereka sendiri.

Bapak Marthen Rumpang juga mengapresiasi kehadiran JERAT Papua yang sejak tahun 2022 mendampingi masyarakat Mindiptana, tidak hanya dalam pengembangan ekonomi hijau tetapi juga dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pengelolaan data kampung. Menurutnya, data yang akurat akan membantu kampung menyusun RPJM secara mandiri tanpa ketergantungan pada pihak ketiga.

Direktur JERAT Papua, Bapak Jimmy Biay dalam sambutannya menjelaskan bahwa JERAT Papua merupakan organisasi masyarakat sipil yang fokus pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak masyarakat adat di Tanah Papua. Ia menegaskan bahwa kebijakan tidak boleh dibangun berdasarkan asumsi, melainkan harus berbasis data yang benar dan akurat.

Ia juga menyampaikan bahwa SIRIOS merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Distrik Mindiptana menjadi wilayah pertama yang berhasil menyelesaikan proses pendataan serta penginputan data hingga dapat dijadikan pilot project bagi distrik lain di Papua Selatan.

Bupati Kabupaten Boven Digoel, Bapak Roni Omba dalam sambutannya menegaskan bahwa data merupakan kebutuhan mendasar dalam penyusunan program pembangunan. Ia menyampaikan bahwa selama ini banyak program pemerintah mengalami kendala karena tidak didukung data yang akurat.

Menurutnya, melalui aplikasi SIRIOS pemerintah dapat mengetahui kondisi riil masyarakat mulai dari jumlah penduduk, tingkat pendidikan, kondisi ekonomi, hingga potensi masyarakat di setiap kampung. Data tersebut sangat penting untuk memastikan program pembangunan tepat sasaran.

Bapak Roni Omba juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boven Digoel untuk mendukung pengembangan program SIRIOS di seluruh distrik. Ia berharap Distrik Mindiptana dapat menjadi contoh bagi distrik lain dalam membangun sistem data yang terintegrasi dan berbasis masyarakat adat.

Pemaparan Program dan Implementasi SIRIOS
SIRIOS atau Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan merupakan sistem informasi dan administrasi penduduk yang memuat data kependudukan, sosial, dan ekonomi masyarakat secara by name by address (BNBA), dengan pemilahan antara Orang Asli Papua (OAP) dan Non-OAP. Data dikumpulkan langsung oleh kader SIRIOS di tingkat kampung dan kelurahan guna menghadirkan data yang akurat dan terintegrasi.

Program ini bertujuan mendukung pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan surat-menyurat, serta menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Papua Selatan.

Dalam sesi pemaparan materi, kader-kader kampung SIRIOS se-Distrik Mindiptana menjelaskan bahwa aplikasi tersebut memungkinkan pemerintah kampung dan distrik mengakses data masyarakat secara rinci, mulai dari jumlah kepala keluarga, tingkat pendidikan, masyarakat yang belum bekerja, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat. Data tersebut nantinya digunakan untuk mendukung penyusunan dokumen perencanaan pembangunan, pelayanan administrasi kampung, monografi kampung, serta monitoring dan evaluasi program pemerintah.

Selain sebagai pusat data masyarakat, SIRIOS juga menyediakan fitur pembuatan dan pengarsipan surat resmi kampung/kelurahan, serta publikasi berita kegiatan masyarakat dan pemerintah kampung. Distrik Mindiptana pun dipersiapkan sebagai role model Distrik Satu Data yang dapat direplikasi ke distrik dan kampung lain di Kabupaten Boven Digoel maupun Provinsi Papua Selatan.

Komitmen Bersama Mendorong Satu Data Papua Selatan
Plt. Kepala Bapperida Kabupaten Boven Digoel, Bapak Anton Timbiri menyampaikan apresiasi terhadap pendampingan JERAT Papua dalam mendukung penyediaan data pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa data menjadi dasar utama dalam proses perencanaan, evaluasi, dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

Bapak Anton Timbiri juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama Bapperida akan melaksanakan sosialisasi perluasan implementasi SIRIOS ke 20 distrik di Kabupaten Boven Digoel pada bulan Juni mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Peternakan, dan Perikanan (TPHPP) Kabupaten Boven Digoel, Bapak Doni Hermawan, S.Pt., menyampaikan dukungannya terhadap program Distrik Mindiptana Satu Data melalui aplikasi SIRIOS. Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah program afirmasi ekonomi berbasis dana Otonomi Khusus (Otsus) bagi masyarakat Orang Asli Papua di wilayah Awayanka dan Wanggatkibi.

Menurutnya, program-program tersebut merupakan bagian dari usulan yang telah dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kabupaten maupun provinsi sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap program tersebut dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat asli Papua di Distrik Mindiptana. Selain itu, keberadaan data SIRIOS dinilai sangat penting sebagai dasar penyusunan usulan program, penyiapan administrasi, serta pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Kampung Boven Digoel, Bapak Barcis Thesia, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pendampingan Tim JERAT bagi anak-anak asli Suku Muyu di Mindiptana serta berkomitmen mengawal keberlanjutan Program SIRIOS agar berkembang ke wilayah adat Muyu–Mandobo hingga distrik-distrik lainnya.

SIRIOS Menuju Penguatan Tata Kelola Pembangunan Papua Selatan
Peluncuran Distrik Mindiptana Satu Data SIRIOS menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pembangunan berbasis data di Papua Selatan. Keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah distrik, pemerintah kampung, serta Masyarakat agar implementasinya dapat berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

Program SIRIOS tidak hanya dipandang sebagai instrumen pendataan, tetapi juga sebagai fondasi pembangunan berbasis data untuk mendukung peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua.

JERAT Papua bersama Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap pengembangan SIRIOS dapat terus diperluas ke seluruh distrik di Papua Selatan dengan melibatkan tenaga lokal dan pemuda asli Papua sebagai pengelola utama sistem data di tingkat kampung.

Peluncuran Distrik Mindiptana Satu Data SIRIOS diharapkan menjadi langkah awal menuju tata kelola pembangunan yang lebih terukur, partisipatif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat adat di Papua Selatan, sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan Papua Selatan Satu Data.

Bagikan Artikel
Sebarkan ke media sosial