JERAT Papua
Orang Papua di Kepulauan Yapen, Supiori, Waropen, Sorong dan Kaimana

Orang Papua di Kepulauan Yapen, Supiori, Waropen, Sorong dan Kaimana

Dokumentasi komprehensif tentang kehidupan dan budaya orang Papua di berbagai wilayah kepulauan.

Orang Papua di Kepulauan Yapen, Supiori, Waropen, Sorong dan Kaimana
Maret 2023
Dokumentasi Budaya
224 halaman
28.6 MB
Tim Dokumentasi Budaya JERAT Papua
Bahasa:
Bahasa Indonesia & English
Dokumentasi Budaya

Buku etnografi visual ini mendokumentasikan kehidupan, budaya, dan sistem pengetahuan masyarakat Papua di lima wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis, ekologis, dan budaya yang unik.

Cakupan Wilayah:

  • Kepulauan Yapen: Suku Yapen, Serui, Waropen Bawah
  • Kepulauan Supiori: Sub-suku Supiori, Biak
  • Kabupaten Waropen: Suku Waropen, Mamberamo
  • Kabupaten Sorong: Suku Moi, Maybrat, Moraid
  • Kabupaten Kaimana: Suku Kamoro, Sempan, Asmat pesisir

Metodologi:

  • Penelitian lapangan 18 bulan di 85 kampung
  • Wawancara mendalam dengan 250 informan kunci
  • Dokumentasi foto 3.500+ gambar
  • Rekaman video 120 jam
  • Pengumpulan artefak budaya dan dokumentasi

Tema-Tema yang Didokumentasikan:

  • Sistem Kekerabatan: Marga, keret, dan struktur sosial
  • Mata Pencaharian: Nelayan, peramu sagu, berkebun
  • Arsitektur Tradisional: Rumah adat dan bangunan komunal
  • Sistem Kepercayaan: Animisme, ritual, dan upacara
  • Seni dan Ekspresi Budaya: Tarian, musik, ukiran, anyaman
  • Pengetahuan Ekologi: Navigasi laut, kalender musim, etnobotani
  • Sistem Hukum Adat: Aturan, sanksi, dan mekanisme resolusi
  • Perubahan Sosial: Dampak modernisasi dan adaptasi

Temuan Unik:

  • Sistem navigasi tradisional tanpa kompas oleh pelaut Yapen
  • Teknik pembuatan perahu bercadik yang diwariskan turun-temurun
  • Ritual Wor di Supiori untuk pemanggilan ikan
  • Sistem sasi laut yang kompleks di Kaimana
  • Pengetahuan tentang 200+ spesies ikan dan karakteristiknya
  • Arsitektur rumah panggung yang adaptif terhadap pasang surut

Perubahan dan Tantangan:

  • Migrasi generasi muda ke kota
  • Hilangnya bahasa ibu (65% anak tidak fasih berbahasa lokal)
  • Degradasi terumbu karang dan penurunan hasil laut
  • Konflik dengan kapal perikanan illegal
  • Perubahan pola konsumsi dan gaya hidup

Fitur Khusus Buku:

  • 200+ foto full-color dengan kualitas tinggi
  • Peta detail setiap wilayah dengan lokasi kampung
  • Glosarium istilah lokal dari 5 bahasa daerah
  • QR code link ke video dokumenter pendek
  • Edisi dwi-bahasa (Indonesia-Inggris)

Kontribusi:

Buku ini menjadi rujukan penting bagi peneliti antropologi, pembuat kebijakan, praktisi pembangunan, dan masyarakat umum yang ingin memahami kekayaan budaya maritim Papua.

Tags:

#Dokumentasi Budaya #Antropologi #Kepulauan #Etnografi

Tertarik dengan Publikasi Kami?

Berlangganan newsletter untuk mendapatkan akses awal ke publikasi dan laporan penelitian terbaru kami.