
Kamus Bahasa Momuna
Kamus komprehensif bahasa Momuna sebagai upaya pelestarian bahasa dan budaya masyarakat adat Momuna.
Kamus Bahasa Momuna merupakan karya monumental hasil kolaborasi JERAT Papua dengan masyarakat adat Suku Momuna dalam mendokumentasikan bahasa asli mereka yang terancam punah. Kamus ini menjadi warisan berharga untuk generasi mendatang.
Tentang Bahasa Momuna:
Bahasa Momuna adalah bahasa Austronesia yang dituturkan oleh Suku Momuna di wilayah Kabupaten Mimika dan sekitarnya. Saat ini diperkirakan hanya tersisa sekitar 3.000 penutur aktif dengan mayoritas berusia di atas 40 tahun.
Isi Kamus:
- Kosakata: 8.500+ entri kata dengan terjemahan Indonesia
- Frasa Umum: 450 frasa percakapan sehari-hari
- Sistem Kekerabatan: Istilah-istilah hubungan keluarga
- Flora & Fauna: Nama-nama tumbuhan dan hewan lokal
- Aktivitas Tradisional: Kosakata berburu, meramu, berkebun
- Istilah Ritual: Bahasa upacara adat dan spiritual
- Angka dan Perhitungan: Sistem bilangan tradisional
Fitur Khusus:
- Panduan pelafalan menggunakan IPA (International Phonetic Alphabet)
- Contoh penggunaan dalam kalimat
- Ilustrasi visual untuk objek fisik
- Catatan etnolinguistik dan makna budaya
- Indeks dwi-bahasa (Momuna-Indonesia dan Indonesia-Momuna)
- Audio pelafalan untuk 1.000+ kata kunci (QR code)
Proses Penyusunan:
- Wawancara dengan 85 tetua dan penutur asli
- Rekaman audio 200+ jam percakapan alami
- Verifikasi oleh dewan bahasa suku Momuna
- Konsultasi dengan ahli linguistik Universitas Cenderawasih
- Durasi penyusunan: 3 tahun (2020-2023)
Dampak dan Penggunaan:
- Digunakan sebagai bahan ajar di 8 SD kampung Momuna
- Rujukan peneliti linguistik dan antropolog
- Alat revitalisasi bahasa untuk generasi muda
- Preservasi pengetahuan tradisional yang terkait bahasa
Apresiasi:
Kamus ini didedikasikan untuk seluruh masyarakat adat Momuna, khususnya para tetua yang dengan sabar berbagi pengetahuan bahasa mereka demi generasi mendatang.
Tags:
Tertarik dengan Publikasi Kami?
Berlangganan newsletter untuk mendapatkan akses awal ke publikasi dan laporan penelitian terbaru kami.
